Update September 18, 2019 at 01:01PM


@walhi.nasional: Gerakan ini membutuhkan dukungan yg lebih besar dari anda,⠀ demi keberlangsungan lingkungan hidup dan memastikan saudara-saudara kita dapat bernafas lebih baik,khususnya kelompok rentan di Kalimantan dan sebagian Sumatera.Kebutuhan mendesak yang saat ini dibutuhkan antara lain bantuan medis, masker dan shelter atau rumah oksigen untuk menampung masyarakat terdampak asap kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu DUKUNG WALHI dalam upaya aktifitas advokasi dan respon penanganan, agar masyarakat terdampak mendapatkan HAKnya Bernafas Lebih Baik. Mari bantu sodara-sodara kita dan DONASI SEKARANG.⠀ ⠀ https://buff.ly/3510qwW ⠀ #stopkarhutla #melawanasap #indonesiadaruratasap #pulihkanIndonesia⠀ https://buff.ly/2LZHqpI September 18, 2019 at 01:01PM

Update September 18, 2019 at 12:59PM


Kebakaran hutan di Jambi sejak Agustus 2019 masih belum bisa ditangani pemerintah daerah dan pusat. Gambar ini didapat dari simpul Praxis di Jambi. #HukumPembakarHutan September 18, 2019 at 12:59PM

Update September 18, 2019 at 12:56PM


Over the past month, the annual slash-and-burn efforts to create agricultural land across Indonesia’s Sumatra and Borneo islands have led to nearly 1,000 wildfires that are generating thick clouds of smoke and haze now blanketing parts of Southeast Asia. Most of the blazes are illegal fires set to clear land for palm oil and pulpwood industries. Malaysia is pressuring neighboring Indonesia to address the wildfires and step up enforcement to prevent future illegal burns. Its air quality has officially reached “unhealthy” levels, and dozens of schools have been closed. #HukumPembakarHutan https://buff.ly/34Lezyd September 18, 2019 at 12:56PM

Update: https://ift.tt/2AqBMYj


Join the climate strikes this month! 20-27 Sept 2019. Join young people in the streets for global climate strikes and a week of actions to demand an end to the age of fossil fuels and climate justice for everyone. https://t.co/MTIAHxZ9sN September 18, 2019 at 12:10PM

Pernyataan Solidaritas Bersama: Hentikan Rasisme, Diskriminasi dan Kekerasan pada Rakyat Papua

Peristiwa di Surabaya, Malang, Semarang, Manokwari, dan Sorong pada tanggal 15-19 Agustus 2019 Agustus menjadi evaluasi penting bagi negara dalam merespon dan menangani persoalan Papua, termasuk dalam merespon aspirasi serta tuntutan Mahasiswa Papua dimanapun mereka berada.

Di Surabaya, diduga telah terjadi tindak penyerbuan, kekerasan, pelemparan gas air mata, pelontaran kata-kata bernada rasis dan ujaran kebencian, termasuk kata-kata intimidatif lainnya. Di Malang, diduga terjadi kekerasan yang dibiarkan oleh aparat keamanan terhadap massa Aliansi Mahasiswa Papua yang sedang melakukan aksi unjuk rasa. Dalam peristiwa ini terjadi tindak kekerasan dalam bentuk pemukulan, tendangan, dan lemparan batu yang disertai dengan berbagai ujaran dengan konotasi rasis. Di Semarang, diduga terjadi tindak diskriminasi berupa pemasangan secara paksa spanduk bertuliskan Tidak setuju Asrama West Papua digunakan untuk kegiatan yang mengarah pada pemisahan Papua dari NKRI. Pemaksaan pemasangan ini disertai dengan pendataan terhadap seluruh mahasiswa Papua. Peristiwa tersebut di atas diantaranya diduga dilakukan Ormas, Satpol PP, dan anggota TNI.